DurasiNTB

Lugas & Fakta

Iklan

terkini

Penerapan Sistem Domisili SPMB di Lotim Masih Jadi PR Disdik Lotim.

Thursday, September 10, 2026, September 10, 2026 WIB Last Updated 2026-09-10T21:03:06Z
Ilustrasi SPMB (Sumber: DurasiNTB.com)


Selong – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur menyebut penerapan sistem domisili dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) masih menjadi pekerjaan rumah, meski mekanisme pengawasan telah tersedia melalui sistem.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, S.Pd., M.Pd., mengatakan sistem penerimaan murid baru telah dilengkapi mekanisme pengawasan untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan.


“Sudah ada pengawasan langsung dari sistem,” ujar M. Nurul Wathoni saat dikonfirmasi pada Rabu, (9/9).


Namun, menurutnya, masih terdapat pihak yang belum sepenuhnya mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan yang perlu diperhatikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur.


“Ini merupakan PR penting bagi kami,” katanya.


Sistem Penerimaan Murid Baru sendiri untuk jenjang pendidikan SD dan SMP lanjut Kadis Wathoni mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru. Regulasi tersebut mengatur penerimaan murid melalui sejumlah jalur, salah satunya jalur domisili yang mengutamakan calon murid berdasarkan wilayah tempat tinggal yang telah ditetapkan pemerintah daerah.


Dalam penerapannya, pemerintah daerah memiliki kewenangan menetapkan wilayah penerimaan dengan mempertimbangkan kondisi daerah. Penetapan wilayah tersebut dapat menggunakan pendekatan wilayah administratif, radius satuan pendidikan terhadap wilayah domisili, maupun metode lain yang sesuai dengan karakteristik daerah.


Pengawasan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan SPMB. Pemerintah juga mendorong penguatan validasi data domisili dan koordinasi antara pemerintah daerah serta satuan pendidikan untuk memastikan proses penerimaan berjalan sesuai ketentuan.


M. Nurul Wathoni menegaskan, kedepan kepatuhan terhadap ketentuan yang telah ditetapkan perlu terus diperkuat agar sistem penerimaan murid baru dapat berjalan secara tertib dan sesuai dengan tujuan pemerataan akses pendidikan.


"Kepatuhan  memang harus diperkuat, agar merata sekolah yang mendapatkan murid baru", imbuhnya.


Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur pun terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan SPMB serta mendorong pemahaman seluruh pihak terkait ketentuan sistem domisili yang berlaku.(Mus)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Penerapan Sistem Domisili SPMB di Lotim Masih Jadi PR Disdik Lotim.

Terkini

Topik Populer