DurasiNTB

Lugas & Fakta

Iklan

terkini

214 Satuan Pendidikan di Lotim Dapat Revitalisasi, Bupati Ingatkan Pengelolaan Dana Harus Transparan.

Monday, September 21, 2026, September 21, 2026 WIB Last Updated 2026-09-21T11:14:25Z
Bupati Lombok Timur H.Haerul Warisin Saat Memberikan Arahan Di Pendopo Bupati Pada Senin, (21/9).


LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Silaturahmi dan Koordinasi Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemantapan tata kelola dana revitalisasi agar pelaksanaannya berjalan transparan dan akuntabel.


Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin (21/9/2026), itu dihadiri Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, sejumlah pimpinan OPD terkait, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kepala satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP, kepala UPTD se-Kecamatan Selong, serta perwakilan Dewan Pendidikan Kabupaten Lombok Timur.


Dalam sambutannya, Bupati H. Haerul Warisin mengingatkan bahwa program revitalisasi merupakan program yang relatif baru, khususnya bagi para kepala sekolah. Karena itu, diperlukan pengawasan dan perencanaan yang matang dalam pengelolaan anggaran.


Menurutnya, pemerintah daerah memiliki kewajiban memastikan dana revitalisasi dikelola sesuai ketentuan untuk mencegah terjadinya persoalan akibat kesalahan maupun penyalahgunaan anggaran.


“Ini adalah program baru bagi rekan Kepsek khususnya. Maka silaturahmi ini agar kita saling mengingatkan. Karena jika terjadi masalah pada Kepsek, bagaimana nasib anak didik kita. Ini yang tidak kita inginkan,” jelasnya.


Bupati menekankan tiga hal penting dalam pengelolaan anggaran revitalisasi, yakni keterbukaan sesuai ketentuan, akuntabilitas, dan kehati-hatian.


Ia meminta seluruh pihak yang terlibat tidak menutup-nutupi informasi terkait pengelolaan anggaran dari pihak yang berwenang melakukan pengawasan.


“Jangan takut mengelola anggaran, akan tetapi kehati-hatian harus ada. Kelola anggaran dengan jujur, sesuai aturan, catat tiap transaksi dan simpan buktinya, jangan asal tanda tangan hal yang tidak dipahami, jangan bermain-main dengan uang negara karena ini akan terus dipantau. Kepada para Kanit diharapkan ikut mengawasi,” tegasnya.


Haerul Warisin juga mengingatkan bahwa keberhasilan program revitalisasi tidak hanya diukur dari pembangunan atau perbaikan fisik sekolah. Lebih jauh, program tersebut harus bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.


“Kewajiban kita bersama untuk mencetak generasi cerdas, baik akhlaknya dan bermoral,” tegasnya.


214 Satuan Pendidikan Dapat Revitalisasi

Pada tahun anggaran 2026, sebanyak 214 satuan pendidikan di Lombok Timur mendapatkan alokasi program revitalisasi dari pemerintah pusat. Jumlah tersebut meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan 2025 yang hanya mencakup 60 lembaga.


Bupati menyebut peningkatan tersebut tidak terlepas dari komunikasi yang terus dibangun Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dengan DPR RI dan kementerian terkait di pemerintah pusat.


Menurutnya, komunikasi tersebut juga turut membuka peluang bagi terealisasinya sejumlah program pembangunan lainnya di Lombok Timur, termasuk proyek pembangunan jalan dengan nilai mencapai Rp250 miliar.


Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk tidak mudah menyerah dalam mendorong pembangunan daerah.

Bupati juga meminta komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak terus diperkuat demi mendukung percepatan pembangunan dan perubahan di Lombok Timur.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur M. Nurul Wathoni mengatakan pihaknya terus mengawal program revitalisasi sesuai amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Menurut Wathoni, masuknya program revitalisasi dalam jumlah besar ke Lombok Timur merupakan peluang penting bagi peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.


Ia menyebut, Lombok Timur menjadi kabupaten dengan penambahan jumlah penerima program revitalisasi terbesar di kawasan Bali-Nusa Tenggara.


Program tersebut, lanjutnya, tidak hanya menyasar satuan pendidikan negeri, tetapi juga lembaga pendidikan swasta.

Kegiatan koordinasi tersebut sekaligus menjadi upaya memberikan penguatan kepada satuan pendidikan dalam mengelola dana revitalisasi. Dalam pelaksanaannya, satuan pendidikan juga dapat memperoleh pendampingan dari berbagai pihak, termasuk komite sekolah dan konsultan yang ditunjuk.


Selain program revitalisasi yang bersumber dari pemerintah pusat maupun daerah, Pemkab Lombok Timur juga menjalankan program revitalisasi melalui kerja sama dengan lembaga filantropi Happy Hearts Indonesia dan Pemerintah Australia.

Program tersebut menyasar 12 satuan pendidikan dan dilaksanakan secara bertahap. Hingga saat ini, sebanyak enam satuan pendidikan telah direalisasikan, salah satunya berada di Desa Montong Ba’an Selatan.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Plt. Inspektur Inspektorat Kabupaten Lombok Timur serta sesi diskusi terkait tata kelola dan pengawasan program revitalisasi.(red)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • 214 Satuan Pendidikan di Lotim Dapat Revitalisasi, Bupati Ingatkan Pengelolaan Dana Harus Transparan.

Terkini

Topik Populer