DurasiNTB

Lugas & Fakta

Iklan

terkini

Gubernur NTB Lantik Pengurus LPTQ dan Dewan Pengelola Islamic Center Periode 2026–2031.

Saturday, February 14, 2026, February 14, 2026 WIB Last Updated 2026-02-15T21:06:40Z
Gubernur Lalu Muhammad Iqbal Saat Melantik Pengurus LPTQ Propinsi NTB di Ballroom Bank NTB Syariah, Sabtu (14/2/2026).


Mataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Provinsi NTB dan Dewan Pengelola Islamic Center Provinsi NTB periode 2026–2031, Sabtu (14/2), di Ballroom Bank NTB Syariah. Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat pembinaan tilawatil Qur’an dan pengelolaan Islamic Center di NTB.


Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.3.172 Tahun 2026 tentang Pengurus LPTQ Provinsi NTB Periode 2026–2031 dan Keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.3.173 Tahun 2026 tentang Pembentukan Dewan Pengelola Islamic Center Provinsi NTB Periode 2026–2031.


Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa LPTQ dan Islamic Center harus menjadi rumah bersama bagi seluruh elemen masyarakat NTB. Ia menyebut komposisi kepengurusan yang dilantik telah melalui proses konsultasi dengan berbagai tokoh dan unsur organisasi kemasyarakatan agar merepresentasikan keberagaman serta kekuatan umat di daerah tersebut. 


“Saya ingin LPTQ maupun Islamic Center ini menjadi milik kita bersama, merefleksikan keberadaan seluruh kelompok dan golongan yang ada di NTB,” ujarnya.


Gubernur juga mengungkapkan kegelisahannya terhadap capaian prestasi tilawah NTB yang dinilai perlu kembali ditingkatkan. Ia mengenang masa ketika NTB dikenal sebagai “pabrik qori terbaik” di Indonesia. Karena itu, ia berharap kepengurusan baru mampu membangkitkan kembali marwah tilawatil Qur’an NTB, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Menurutnya, pengembangan tilawah tidak hanya terbatas pada cabang qori dan qoriah, tetapi juga mencakup penguatan seni kaligrafi (khat) hingga pengembangan kaligrafi kontemporer. Ia mencontohkan bagaimana seni kaligrafi di luar negeri dihargai tinggi sebagai karya seni bernilai besar. Hal tersebut, katanya, menjadi alasan penting untuk mengubah cara pandang terhadap karya seni Islam di daerah agar lebih diapresiasi dan dikembangkan secara profesional.


Selain pembinaan tilawah, Gubernur menekankan pentingnya revitalisasi Islamic Center NTB agar lebih produktif dan memberi manfaat luas bagi umat. Ia menyebut Islamic Center sebagai warisan fondasi yang baik dari kepemimpinan sebelumnya dan menjadi tanggung jawab bersama untuk dirawat serta dikembangkan.


Dalam struktur baru, Gubernur mengusulkan pembentukan divisi amal usaha dan pengembangan ekonomi. Langkah ini dimaksudkan agar pengelolaan Islamic Center tidak hanya berfokus pada aspek ibadah, tetapi juga mampu mendorong kemandirian serta pemberdayaan ekonomi umat. 


“Siapapun yang berprestasi, apapun bidangnya, harus kita hargai dan beri perhatian yang sama. Ke depan, pembinaan harus lebih terstruktur agar prestasi tilawah NTB kembali diperhitungkan,” tegasnya.


Kegiatan pelantikan tersebut dihadiri unsur Pimpinan Daerah dan Forkopimda, para tokoh agama, pimpinan organisasi, Pengurus Inti LPTQ dan Islamic Center masa bakti 2026–2031, serta berbagai tokoh masyarakat lainnya. (Sr)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Gubernur NTB Lantik Pengurus LPTQ dan Dewan Pengelola Islamic Center Periode 2026–2031.

Terkini