![]() |
| Petugas Damkarmat Saat Tiba Dilokasi Di Desa Kerumut Kecamatan Peringgabaya. Rabu, (18/2). |
Lombok Timur - Kebakaran akibat korsleting listrik terjadi di Dusun Dasan Lendang, Desa Kerumut, Kecamatan Pringgabaya, Rabu (18/2/2026) malam. Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik setelah muncul percikan api dari jaringan listrik di lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lombok Timur, informasi kebakaran diterima Pos Piket WMK Pringgabaya pada pukul 19.58 WITA dari bhabinkamtibmas yang datang langsung melaporkan kejadian tersebut. Obyek kebakaran diketahui berasal dari instalasi listrik milik PLN.
Menindaklanjuti laporan itu, Regu 1 Yudha WMK Pringgabaya langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit armada dan enam personel. Tim tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 20.06 WITA untuk melakukan assessment dan penanganan awal.
Komandan Regu 1, Hasan Basri, bersama Danru Huzaini serta personel Hairul Sabri dan Muhammad Asri, segera melakukan pengecekan serta pengamanan di sekitar titik korsleting. Upaya cepat tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas dan menghindari risiko yang lebih besar terhadap permukiman warga.
Dalam proses penanganan, petugas melakukan pemadaman dan memastikan aliran listrik di sekitar titik kejadian diputus sementara demi keselamatan. Dampak dari peristiwa tersebut berupa pemadaman listrik di sekitar lokasi kejadian. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini.
Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Hingga laporan ini disusun, kerugian material akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan. Penanganan dinyatakan selesai pada pukul 20.18 WITA dengan situasi akhir aman dan terkendali tanpa kendala berarti.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lombok Timur, Lalu Dami Ahyani, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap instalasi dan arus listrik di lingkungan rumah masing-masing. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap tegangan listrik dan memastikan instalasi listrik aman. Usahakan juga agar instalasi listrik jauh dari jangkauan anak-anak,” pintanya. (DN)
