![]() |
| Petugas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Saat Memadamkan Api di Lokasi. Sabtu, (14/2/2026). |
Lombok Timur - Kebakaran melanda sebuah rumah milik Agus Riadi di Dusun Bagek Anjar, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 14.34 WITA. Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan (Damkarmat) melalui Pos WMK Peringgabaya. Mendapat laporan itu, Regu 3 JAYA langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan satu armada dan enam personel.
Komandan Regu 3 JAYA, Junaidi, S.AP, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait kebakaran rumah di Desa Wanasaba.
“Menindaklanjuti laporan dari salah satu warga bahwa telah terjadi kebakaran rumah di Desa Wanasaba, anggota pemadam langsung berangkat ke TKP untuk melakukan penanganan,” ujarnya.
Petugas tiba di lokasi pada pukul 14.46 WITA dan segera melakukan pengecekan serta pemadaman api. Dalam proses penanganan, jumlah armada dan personel ditambah menjadi dua unit mobil pemadam dengan total 12 anggota guna mempercepat pengendalian api di kawasan permukiman yang padat penduduk.
Kebakaran tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar karena lokasi rumah berada di tengah permukiman padat. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp75 juta. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Api akhirnya berhasil dijinakkan dan situasi dinyatakan aman pada pukul 15.57 WITA. Provos Regu 3 Media Nigraha dan Danru Lalu Budi Sasmika turut terlibat langsung dalam proses penanganan hingga operasi dinyatakan selesai.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lombok Timur, Lalu Dami Ahyani, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini dan mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan peralatan rumah tangga yang berpotensi memicu kebakaran.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati dalam menggunakan kompor gas dan waspada terhadap tegangan arus listrik,” kata Dami Ahyani.
Ia berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (DN)
