DurasiNTB

Lugas & Fakta

Iklan

terkini

Bendahara Umum GPAN NTB Prihatin Maraknya Kekerasan terhadap Perempuan, Soroti Dampak Penyalahgunaan Narkotika.

Tuesday, January 27, 2026, January 27, 2026 WIB Last Updated 2026-01-28T02:25:28Z
Ketua Umum dan Bendahara Umum GPAN NTB.


MATARAM — Bendahara Umum Gerakan Pemuda Anti Narkotika (GPAN) Nusa Tenggara Barat (NTB) Nunung, S.Pd menyampaikan keprihatinannya atas maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan di wilayah NTB yang dinilai berkaitan erat dengan penyalahgunaan narkotika. Ia menilai persoalan narkoba kini telah memicu berbagai dampak sosial, termasuk meningkatnya tindak kekerasan dalam rumah tangga maupun di lingkungan masyarakat.


Menanggapi kondisi tersebut, ia menegaskan bahwa penanganan narkotika tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan individu atau keluarga semata. Menurutnya, persoalan ini telah menjadi masalah kolektif yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, terutama pemerintah daerah.


 “Masalah narkotika bukan lagi urusan individu atau keluarga semata, melainkan masalah yang harus menjadi perhatian bersama – khususnya pemerintah Provinsi NTB dan seluruh komponen yang ada di daerah ini,” ucapnya.


Ia menjelaskan, pemerintah memiliki peran sentral dalam menyusun kebijakan yang komprehensif, mulai dari upaya pencegahan, rehabilitasi korban penyalahgunaan, hingga penindakan tegas terhadap jaringan peredaran gelap narkotika. Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba sekaligus meminimalkan dampak sosial yang ditimbulkan.


Selain pemerintah, ia juga mendorong keterlibatan aktif perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Menurutnya, BUMD tidak seharusnya tinggal diam, mengingat keberadaan dan pertumbuhan perusahaan tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat NTB. Peran sosial perusahaan dinilai dapat menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan narkotika.


“Perusahaan BUMD sebagai entitas yang tumbuh dan berkembang berkat dukungan masyarakat NTB, memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu menekan angka prevalensi penyalahgunaan narkotika. BUMD dapat berkontribusi melalui berbagai cara, seperti menyediakan dana untuk program rehabilitasi pecandu, mendirikan pusat konseling, atau bahkan memberikan kesempatan kerja bagi mereka yang telah berhasil menjalani proses pemulihan,” jelas Bendahara Umum.


Di akhir pernyataannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari ancaman narkotika.


 “Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Hanya dengan sinergi yang kuat, kita bisa menciptakan lingkungan yang bebas dari ancaman narkotika dan mengakhiri deretan tragedi yang tidak perlu terjadi,” pungkasnya.(Sr)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bendahara Umum GPAN NTB Prihatin Maraknya Kekerasan terhadap Perempuan, Soroti Dampak Penyalahgunaan Narkotika.

Terkini