![]() |
| Dokumentasi BAZNAS Provinsi NTB. |
Jakarta, 27 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Indonesia Fundraising Award (IFA) 2025 untuk kategori Fundraising Zakat BAZNAS Provinsi Terbaik.
Penghargaan ini menjadi bukti pengakuan atas tata kelola, transparansi, serta inovasi penggalangan dana zakat yang dinilai unggul dibandingkan provinsi lain di Indonesia.
Penganugerahan tersebut sekaligus menjawab keraguan publik terhadap pengelolaan zakat melalui lembaga resmi. Dalam penilaian dewan juri, BAZNAS NTB dinilai konsisten menjaga akuntabilitas, efektivitas pendistribusian, serta dampak nyata program zakat dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat di NTB.
Wakil Ketua I BAZNAS NTB, TGH Lalu Muhyi Abidin, menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral kepada para muzakki atau pembayar zakat.
“Ini bukan sekadar piala, tapi bentuk pertanggungjawaban kami kepada para muzakki. Jika selama ini masih ada keraguan untuk berzakat lewat lembaga resmi, penghargaan IFA 2025 ini adalah bukti bahwa dana umat di NTB dikelola secara profesional dan amanah,” ujarnya saat menerima penghargaan di Jakarta, Selasa (27/01).
Ia menjelaskan, predikat sebagai lembaga paling terpercaya diraih berkat sejumlah strategi yang diterapkan BAZNAS NTB. Salah satunya melalui digitalisasi fundraising yang memudahkan masyarakat menunaikan zakat kapan saja dan di mana saja, disertai transparansi laporan secara real-time.
Selain itu, dana yang terhimpun diarahkan pada program berkelanjutan, tidak hanya bersifat konsumtif tetapi produktif, sehingga mampu mengubah mustahik atau penerima manfaat menjadi muzakki atau pemberi zakat.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pengelolaan zakat di NTB juga mengedepankan kepatuhan syariah dan regulasi. Setiap dana yang diterima dikelola sesuai koridor hukum Islam serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pendekatan tersebut, menurutnya, menjadi indikator penting dalam menghapus keraguan publik terhadap lembaga pengelola zakat.
Dengan capaian tersebut, BAZNAS NTB mengirimkan pesan kuat kepada masyarakat bahwa sistem pengelolaan zakat di daerah telah berjalan sehat, transparan, dan progresif.
“Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi masyarakat NTB untuk semakin menguatkan gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah demi pembangunan daerah yang lebih inklusif,” pungkasnya.
Penghargaan IFA 2025 ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat serta mendorong partisipasi lebih luas dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi, guna memperbesar dampak sosial dan ekonomi bagi kesejahteraan umat di Nusa Tenggara Barat.(Sr)
