Friday, May 3, 2024, May 03, 2024 WIB
Last Updated 2024-05-03T11:11:40Z
Lombok TimurNewsNTBPolitik

H.M.Suhaili FT. Gandeng drg.H.Asrul Sani Maju Di Pilgub NTB 2024.

Advertisement
H.M.Suhaili FT. Dan drg.H.Asrul Sani Saat Mendaftar Ke DPW PKB Mataram, Jum'at (03/5/2024).


Lombok Timur - Pasangan H.M. Suhaili Fadil Tohir dan drg. H. Asrul Sani bin Ali BD semakin terlihat mesra setelah belum lama ini mantan Bupati Lombok Tengah tersebut bertandang ke kediaman H.M. Ali Bin Dachlan, politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai Bupati Lombok Timur dan juga  merupakan Bapak dari drg.H.Asrul Sani. 


Keduanya terlihat mesra saat resmi mendaftar di DPW PKB Provinsi NTB  di Mataram pada Jum'at 3 Mei 2024.


Hal itu dibenarkan drg.H.Asrul Sani saat dikonfirmasi Media DurariNTB. Ia mengatakan alasannya maju murni setelah banyak mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat dan sebagai estapet pengabdian melanjutkan apa yang telah dilakukan H.Ali Bin Dahlan dulu saat menjabat sebagai Bupati Lombok Timur.


"Ikut serta dalam politik mewakili aparatur serta membangun dan mengabdi kepada masyarakat secara lebih luas", bebernya Kepada Media Jum'at, (03/5).


Orang yang masih menjabat sebagai Kadispora Kabupaten Lotim ini dalam proses pendaftaran dirinya bersama H.M. Suhaili FT juga mengaku akan menjajaki partai - partai lain setelah PKB.


"Alhamdulillah proses  pendaftaran berjalan lancar, kita jajaki partai partai yg membuka pendaftaran", ungkapnya.


Ketua Yayasan Bumi Gora Usman menilai paket tersebut sangat cocok dan dianggap satu satunya pasangan yang akan bisa bersaing dengan Paket Zul - Rohmi jilid 2.


Jika Zul - Rohmi Jilid 2 maju maka kami meyakini yang bakal bisa menandinginya hanya Paket Maik Meres H.M.Suhaili - drg.H.Asrul Sani", tegasnya.


Ia menambahkan kemesraan keduanya  sangat jelas terlihat saat keduanya bergandengan tangan membawa berkas mendaftarkan diri untuk maju melalui DPW PKB NTB. 


"Itu pertanda perjuangan Paket Maik Meres untuk Nusa Tenggara Barat dimulai. Tentunya akan menjadi Angin Segar Untuk Nusa Tenggara Barat", imbuh Usman. (red)