Thursday, December 7, 2023, December 07, 2023 WIB
Last Updated 2023-12-08T06:01:25Z
Lombok TimurPendidikan

Dinas Dikbud Lotim Akan Melakukan Penyesuaian Pembayaran Gaji GTT Dan PTT. Berikut Ulasannya.

Advertisement

 

Kadis Dikbud Lotim Izzuddin Saat Dikonfirmasi Media ini Diruang Kerjanya Jum'at,(8/12).

Lombok Timur - Dinas pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lotim akan melakukan penyesuaian pembayaran gaji honorium bagi Guru Tidak Tetap ( GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup satuan pendidikan dan dinas Dikbud Lotim di tahun terakhir ini untuk penyetaraan sesuai ketersediaan anggaran yang ada.


Dijelaskan Dinas Dikbud, penyesuaian gaji yang bersumber dari APBD tersebut hanya berlaku untuk lima bulan terakhir ditahun 2023 saja dan akan dibayarkan akhir tahun ini.


Adapun alasan penyesuaian honorium untuk GTT dan PTT disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lotim murni karena keterbatasan sisa anggaran di lima bulan terakhir sehingga disesuaikan dengan kemampuan untuk pembayarannya secara merata. Agar tidak menjadi tanggungan atau beban untuk APBD di tahun 2024 mendatang.


"Kondisi kita saat ini memang seperti ini, jadi kita minta dengan segala hormat kepada semua tenaga GTT dan PTT agar bisa memakluminya", pinta Izzuddin melalui Media ini diruangannya Jum'at, (8/12).


Penyesuaian anggaran di lima bulan terakhir bagi GTT/PTT terhitung mulai bulan Agustus sampai Desember 2023. Dengan uraian perincian sebanyak 1081 guru kategori  Surat Perintah Kerja (SPK) semula Rp. 400.000,- disesuaikan menjadi Rp. 250.000,-


Sebanyak 311 kategori Kelompok Kerja (KK) yang semula Rp. 550.000,- disesuaikan menjadi Rp. 400.000,-. Sebanyak 325 kategori Perjanjian Kerja (PK) untuk tenaga Non ASN dan tenaga Non ASN Teknis lainnya yang semula Rp. 650.000,- disesuaikan menjadi Rp. 500.000,-



Izzuddin menambahkan penyesuaian tunjangan gaji itu hanya berlaku ditahun ini saja dan akan kembali normal ditahun 2024 mendatang.


"Hanya untuk lima bulan terakhir ini saja dan kita pastikan untuk Tahun 2024 akan normal kembali", tukasnya. (red)





.