DurasiNTB

Lugas & Fakta

Iklan

terkini

Polemik Garasi Dapur MBG di Tanjung Teros Diklarifikasi, Dipastikan Tak Ganggu Aktivitas Warga.

Tuesday, April 21, 2026, April 21, 2026 WIB Last Updated 2026-04-22T05:21:00Z
Garasi Dapur MBG Di Sekitar Lapangan Tanjung Teros, Kec.Labuhan Haji.


Lombok Timur - Polemik pembangunan garasi dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekitar Lapangan Tanjung Teros, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya mendapat klarifikasi dari pihak pengelola. Dugaan bahwa bangunan tersebut mengganggu aktivitas masyarakat dipastikan tidak benar, setelah dilakukan peninjauan langsung di lokasi, Rabu (22/4/2026).


Perwakilan pelaksana, Sabaruddin, menegaskan bahwa posisi bangunan garasi dapur MBG tidak berada di area inti lapangan. Ia menyebut jarak antara bangunan dengan titik aktivitas warga mencapai puluhan meter sehingga tidak bersinggungan langsung dengan kegiatan olahraga maupun aktivitas sosial masyarakat.


“Posisinya cukup jauh dari lapangan. Tidak ada aktivitas warga yang terganggu, baik olahraga maupun kegiatan lainnya,” tegas Sabaruddin.


Ia juga menjelaskan bahwa bangunan tersebut bersifat semi permanen dan telah melalui proses koordinasi dengan pemerintah setempat. Bahkan, sejak awal pembangunan, pihaknya telah mengantongi persetujuan dari otoritas wilayah, meskipun masih bersifat lisan.


“Sejak awal kami sudah berkoordinasi dengan otoritas pemerintah setempat. Persetujuan dari Kelurahan Tanjung melalui Kepala Lingkungan sudah kami dapatkan,” lanjutnya.


Saat ini, pihak pelaksana tengah memperkuat aspek legalitas dengan melengkapi seluruh perizinan administratif agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sabaruddin menegaskan, keberadaan dapur MBG tidak hanya sebagai fasilitas pendukung, tetapi juga bagian dari kontribusi terhadap program pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).


“Niat kami jelas, mendukung program pemerintah dan berkontribusi pada peningkatan PAD serta kelangsungan program MBG,” ujarnya.


Dari sisi pemerintah lingkungan, Kepala Lingkungan Karang Bedil, Saofi Aklima, menyampaikan bahwa aktivitas parkir di lokasi tersebut bukan hal baru. Ia menegaskan, kegiatan serupa telah berlangsung sejak lama dan tidak pernah menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.


“Dari dulu memang sudah ada aktivitas parkir di lokasi itu. Jadi ini bukan hal baru. Selama ini tidak ada gangguan terhadap aktivitas warga. Masyarakat tetap bisa berolahraga dan menggunakan lapangan seperti biasa,” jelasnya.


Saofi juga mengungkapkan bahwa keberadaan dapur MBG justru membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar, terutama dalam meningkatkan perekonomian warga.


“Justru masyarakat sangat bersyukur dengan keberadaan MBG ini, karena mereka yang tadinya menganggur, sekarang bisa mendapatkan penghasilan,” tambahnya.


Hal senada disampaikan warga yang kerap memanfaatkan Lapangan Tanjung Teros. Salah satu anggota tim bola Desa Teros mengaku tidak merasa terganggu dengan pembangunan garasi dapur MBG tersebut.


“Tidak ada gangguan, kami tetap bisa olahraga seperti biasa,” ujarnya.


Sementara itu, pemerintah Kecamatan Labuhan Haji melalui Kasi Trantib, Akmal Musoffa, memastikan bahwa keberadaan lokasi parkir tersebut tidak menimbulkan gangguan. Ia bahkan menilai kondisi di sekitar lapangan menjadi lebih tertata dibanding sebelumnya.


“Selama ini tidak ada aktivitas yang terganggu. Justru lebih rapi. Yang perlu diperhatikan, beberapa lapak lain di sekitar yang masih kurang tertata juga seharusnya ikut dibenahi,” tegasnya.


Meski demikian, pihak kecamatan menyatakan siap melakukan penertiban jika diperlukan, dengan catatan harus dilakukan secara adil dan menyeluruh terhadap seluruh bangunan di kawasan tersebut. 


Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan polemik yang berkembang dapat mereda dan masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. (AS)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Polemik Garasi Dapur MBG di Tanjung Teros Diklarifikasi, Dipastikan Tak Ganggu Aktivitas Warga.

Terkini