![]() |
| Sambutan Ketua Lembaga MMC NTB Hj.Faniyah SH. ( Atas) Dan Sesi Foto Bersama (Bawah) di Sekretariat MMC NTB. Minggu, (19/4). |
Selong - Keluarga besar Lembaga Kajian dan Pemberdayaan Masyarakat Makmur Mendunia Center Nusa Tenggara Barat (MMC NTB) menggelar kegiatan halal bihalal yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini, pada Minggu (19/4/2026). Acara yang mengusung tema “Dengan Kebersamaan Kita Wujudkan Kartini Cerdas yang Berdaya Saing” tersebut berlangsung di Sekretariat MMC NTB, Kelurahan Pancor, Kabupaten Lombok Timur.
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ahmad Masyhuri, yang memberikan pemaparan terkait kebijakan dan program sosial di tingkat provinsi. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa kewenangan penentuan desil atau klasifikasi tingkat kesejahteraan masyarakat saat ini menjadi kewenangan Badan Pusat Statistik.
Selain itu, Ahmad Masyhuri menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat tengah memfokuskan program pada pengentasan kemiskinan ekstrem, pemberdayaan penyandang disabilitas, serta penguatan perlindungan sosial.
“Program ini dilaksanakan melalui sinergi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Suasana kegiatan semakin hangat dengan adanya dialog interaktif antara Kepala Dinas Sosial dan keluarga besar MMC NTB. Dipandu Staf Khusus Bupati Lombok Timur Bidang Pariwisata Ahmad Roji, Dialog tersebut berlangsung khidmat dalam nuansa kekeluargaan, dengan berbagai masukan yang disampaikan peserta terkait upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya agar program pemerintah dapat menjangkau hingga desa-desa terpencil.
Para peserta menyoroti pentingnya pemerataan bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput. Mereka berharap kebijakan yang dirancang pemerintah dapat benar-benar menyentuh masyarakat yang berada di wilayah terjauh dan masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan dasar.
Ketua MMC NTB, Hj. Faniyah, kepada Media DurasiNTB menyampaikan harapan agar seluruh anggota MMC tetap aktif memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran organisasi dalam menjembatani aspirasi warga kepada pemerintah.
“Harapan saya teman-teman tetap solid, aktif, dan segera menyambungkan program-program kita dengan provinsi melalui Desa Berdaya dalam upaya membantu pemerintah menangani kemiskinan ekstrem di NTB,” ujar orang yang akrab disapa Yunda tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa ke depan MMC NTB akan membentuk tim khusus untuk mendata berbagai masukan dari masyarakat terkait lokasi-lokasi yang masih terdapat kantong kemiskinan.
“Kita akan tetap bersinergi dengan Pemerintah, teman teman tim yang ada di desa-desa akan membantu sebagai informan kita, selain juga mengumpulkan data-data masyarakat sesuai fakta di lapangan” imbuhnya.
Untuk Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lembaga MMC NTB berharap agar dalam setiap program yang langsung menyentuh masyarakat, lembaga bisa dilibatkan sehingga bisa terbangun sinergi dan harmonisasi.
"Kami tentu berharap kedepan kami bisa selalu dilibatkan dalam kegiatan Provinsi agar melalui SDM yang ada kami bisa bergerak dan bersinergi", lanjut Yunda.
Kegiatan halal bihalal ditutup dengan pembagian door prize kepada peserta serta sesi foto bersama, sebagai simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam mendukung program pengentasan kemiskinan di Nusa Tenggara Barat. (DN)
