DurasiNTB

Lugas & Fakta

Iklan

terkini

Lembaga Himayatul Yatama Salurkan Paket Lebaran dan Sekolah Ke 49 Anak Yatim.

Thursday, March 19, 2026, March 19, 2026 WIB Last Updated 2026-03-19T12:58:53Z
Pengurus Lembaga Himayatul Yatama Pancor Bersama Anak-Anak Yatim dan Piatu Saat Penyerahan Santunan. Selasa, (19/3/2026).



Lombok Timur - Momentum Ramadhan 1447 Hijriyah, Lembaga sosial Yatim Piatu Himayatul Yatama Pancor Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur - NTB kembali berbagi dengan puluhan anak yatim. Kali ini, lembaga Yatim Piatu itu menyalurkan paket lebaran berupa beras dan paket sekolah berupa uang tunai ke 49 anak yatim. 


Penyerahan santunan dilaksanakan di Musholla Nurul Huda Lauk Masjid Kelurahan Pancor Kecamatan Selong, Selasa (19/03/2026). 


"Kita salurkan masing - masing 15 kilogram beras dan uang tunai, nilainya bervariasi", ujar Ketua Pengurus Yatim Piatu Himmatul Yatama Ustadz Jumaidi. 


Ia mengatakan, khusus untuk anak yatim yang tamat atau akan melanjutkan sekolah ke jenjang SMA, mereka diberikan beras 15 kilogram dan uang tunai senilai 7 juta rupiah. "Ini  untuk membeli kebutuhan sekolah seperti pakaian, sepatu dan lainnya", ucapnya. 


Jumaidi menuturkan gerakan peduli anak yatim yang dirintis bersama warga ini sudah dilakukan sejak tahun 1985. Awalnya, hanya nasi bungkus yang dibagikan setiap Hari Jumat. Karna dianggap berhasil dan manfaatnya sangat dirmemin sehingga warga sendiri yang meminta agar anak yatim dibagikan beras. 


Dari situ, tutur Jumaidi, pengurus keliling ke rumah warga membagikan kaleng untuk digantung di depan rumahnya. Kaleng itu kemudian diisi beras seikhlasnya. Dalam perjalanannya, tak jarang warga mengisi kaleng dengan uang tunai dan dikumpulkan setiap pekan yaitu Hari Jum'at. 


"Setiap rumah kita gantung kaleng untuk diisi beras seihlasnya, lalu petugas akan ambil setiap jumat. Kadang kadang ada uang di kaleng itu", tuturnya. 


"Setelah itulah, karna kesadaran masyarakat semakin meningkat, alhamdulillah masyarakat semkain butuh sama anak yatim sehingga beralihlah dalam bentuk uang dan beras", sambung Jumaidi. 


Setelah berjalan puluhan tahun, gerakan peduli anak yatim ini baru di lembaga secara resmi pada tahun 2004, waktu Pemerintahan Ali BD. Namanya lembaga Yaitim Piatu Himayatul Yatama. 


Sejak menjadi lembaga resmi, pengelolaan dana dari warga dikelola secara terbuka. Setiap tahun dana masuk dan keluar dilaporkan. Laporan ditempel di setiap gang rumah sehingga warga bisa memantau jumlah dana yang berhasil dikumpulkan dan jumlah anak yatim yang menjadi sasaran. 


"Setelah melihat gerakan ini terus berkembang dan keterbukaan pengurus, masyarakat semakin percaya", ucap Jumaidi. 


Bahkan, kata Jumaidi, pernah dana yang terkumpul sampai 500 juta dan itu murni dari warga. Mereka dengan tulus ihlas berbagi dengan anak yatim melalui Himayatul Yatama. 


"Harapan kita kedepan, supaya anak anak bisa mandiri sehingga bisa meringankan beban rang tua dan semoga kelak menjadi anak anak yang sukses", imbuhnya. (DN)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Lembaga Himayatul Yatama Salurkan Paket Lebaran dan Sekolah Ke 49 Anak Yatim.

Terkini

Topik Populer