DurasiNTB

Lugas & Fakta

Iklan

terkini

Damkarmat Lotim Tangani Dominasi Kasus Non Kebakaran Selama Ramadhan, Korsleting Listrik Picu Sejumlah Insiden.

Monday, March 2, 2026, March 02, 2026 WIB Last Updated 2026-03-03T05:03:04Z
Lalu Dami Ahyani, Kepala Dinas Damkarmat Lombok Timur.


LOMBOK TIMUR – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lombok Timur mencatat mayoritas penanganan yang dilakukan selama bulan Ramadhan, sejak awal Februari hingga awal Maret 2026, didominasi kasus non kebakaran. Meski demikian, sejumlah peristiwa kebakaran akibat arus pendek listrik rumah tangga masih ditemukan di beberapa wilayah.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lombok Timur, Lalu Dami Ahyani, mengatakan bahwa laporan yang paling banyak ditangani selama Ramadan justru berkaitan dengan penyelamatan hewan dan kondisi darurat non kebakaran. 


“Selama Ramadhan ini yang banyak kami tangani adalah kasus non kebakaran, seperti penangkapan biawak, ular, tawon, lebah, dan hewan yang jatuh ke sumur,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2026).


Meski kasus non kebakaran mendominasi, Damkarmat tetap menerima sejumlah laporan kebakaran di beberapa titik. Peristiwa kebakaran tersebut umumnya disebabkan oleh korsleting listrik pada instalasi rumah tangga.


Lalu Dami Ahyani menyebut, kejadian kebakaran selama Ramadhan tersebar di sejumlah wilayah, seperti di Korleko, Terara, Pancor, hingga daerah Keruak. 


“Kejadian kebakaran selama Ramadhan disebabkan korslet listrik seperti kejadian di Korleko, Terara dan Pancor termasuk di daerah Keruak belum lama ini,” ungkapnya.


Ia menegaskan bahwa rata-rata kebakaran yang terjadi dipicu oleh arus pendek listrik. Karena itu, masyarakat diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing. 


“Rata-rata disebabkan korslet listrik, jadi mari untuk tetap waspada terutama arus listrik yang ada di dapur,” kata Lalu Dami Ahyani.


Menurutnya, dapur menjadi salah satu titik rawan terjadinya kebakaran karena banyaknya penggunaan peralatan listrik berdaya besar yang digunakan secara bersamaan. Selain itu, instalasi listrik yang sudah lama dan tidak pernah diperiksa juga berpotensi memicu korsleting.


“Kalau melihat kejadian, beberapa potensi kebakaran yang terjadi didominasi korslet listrik. Jadi harus waspada terhadap rumah-rumah yang instalasinya sudah lama, dan waspada terhadap penggunaan listrik seperti tumpukan cok roll setelah selesai dipakai,” tegasnya.


Damkarmat Lombok Timur pun mengimbau masyarakat untuk secara berkala memeriksa instalasi listrik di rumah, tidak menumpuk kabel atau colokan listrik secara berlebihan, serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat. Langkah pencegahan ini dinilai penting guna meminimalkan risiko kebakaran selama Ramadan dan seterusnya. (DN)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Damkarmat Lotim Tangani Dominasi Kasus Non Kebakaran Selama Ramadhan, Korsleting Listrik Picu Sejumlah Insiden.

Terkini